MACETNYA JAKARTA

24 Mei 2007

Ibukota kita jakarta, mungkin bisa dijuluki kota termacet didunia, saya sudah berapa tahun tidak ke Jakarta, beberapa hari lalu ke Jakarta (pertengahan mei 2007) untuk kepentingan yang sangat serius yaitu kontrol ke Dokter ahli, bener2 merasakan bagaimana macetnya jakarta…duh duh..duh. kasihan betul penduduk Jakarta, yang saya rasakan jalan Tol tidak lama lagi( kalau tidak ada tindakan yang tepat) beberapa tahun kedepan akan menyusul menjadi Tol macet, sekarang macetnya Tol hanya di pintu2 Tol dan sekitar beberapa ratus meter sebelum keluar Tol dan beberpa titik tertentu didalam Tol.
Sambil menikmati macet dan merasakan penatnya badan karena perjalanan yang jauh dari jawa tengah, pikiran saya sangat lelah tapi mencoba berpikir keras mengenai kemacetan yang terjadi di depan mata saya, kalau dalam waktu dekat dari sekian juta penduduk jakarta beserta Pemerintah Daerahnya tidak mengambil langkah2 yang revolusioner maka Jakarta akan menjadi jebakan maut, Banjir , macet dan sesak padatnya pemukiman penduduk dan penyakit menular seperti Demam berdarah, Flu burung dll.
bisa dibayangkan berapa waktu yang di pergunakan setiap penduduk aktif/ produktif di jalan atau dengan kata lain sepertiga atau separuh dari umur penduduk Jakarta dihabiskan di jalan2 kota jakarta.
setiap hari waktu yang dihabiskan di jalan dan waktu yang dimanfaatkan betul2 untuk pekerjaan/tugas di kantor2 atau tempat pekerjaan hampir imbang/sama, berarti dengan kata lain begitu banyak waktu yang terbuang, sehingga terjadi pemborosan waktu dan pemborosan
biaya (ongkos dalam transportasi dan lain2 ), kalau dihitung2 sangat sangat besar pemborosan ini.